MY BIO✌
Assalamualikum Semuanya Kembali Lagi Sama Aku Najibah, Disini aku mau jelasin tentang pergaulan bebas ,kareana apa ? Di zaman yang semakin berkembang semakin beragam pula tingkah laku serta masalah sosial yang terjadi di masyarakat terutama masalah remaja. Perkembangan teknologi sekarang ini sedikit banyak telah memberi pengaruh buruk yang menyeret remaja dalam Pergaulan Bebas.
- Pengertian Pergaulan Bebas
- Ciri -Ciri Pergaulan Bebas
- Faktor Penyebab Pergaulan Bebas
Keadaan keluarga yang kurang harmonis Kurangnya perhatian serta kasih sayang dari orang tua bisa menyebabkan remaja terjerumus pada pergaulan bebas. Hal ini dikarenakan remaja masih labil serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Lingkungan tempat tinggal Lingkungan sekitar tempat tinggal juga sangatlah berpengaruh pada perilaku remaja. Menjalin pertemanan yang kurang baik
Pertemanan juga sangat mempengaruhi perilaku remaja. Terkadang remaja merasa sulit untuk menolak karena atas dasar pertemanan. Keadaan ekonomi Keadaan ini juga sangat mempengaruhi perilaku remaja. Karena remaja tidak mendapatkan akses informasi tentang bahaya pergaulan bebas, seperti penggunaan narkoba, seks bebas dan lain sebagainya.
- Dampak Pergaulan Bebas
- Timbul masalah dengan keluarga.
- Kehamilan di luar nikah dan penyakit kelamin
- Mendapat stigma buruk dari lingkungan
- Prestasi di sekolah menurun
- Cenderung mencoba hal yang baru tanpa memikirkan akibatnya.
- Cara Menanggulalangi Pergaulan Bebas
1. Menanamkan nilai-nilai agama, moral dan etika
Nilai-nilai yang perlu ditanamkan dalam diri antara lain pendidikan agama, moral, dan etika dalam keluarga, kerjasama guru, orang tua dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai tersebut sangat diperlukan agar mudah diserap oleh remaja. Pendidikan hendaknya tidak hanya mengajarkan kemampuan intelektual, tetapi juga mengembangkan kemampuan emosional agar dapat melatih kepercayaan diri dan mengambil keputusan yang tepat.
2. Penyuluhan pada remaja
Dalam penyuluhan pada remaja perlu dibahas mengenai batas-batas penyimpangan yang masih dianggap dalam batas-batas normal. Semua itu dikemukakan dengan latar belakang norma-norma yang berlaku, termasuk agama dan pandangan masyarakat. Kalau gerakan sederhana ini dimulai dari keluarga, maka persoalan pergaulan bebas dapat diminimalisir sekecil mungkin, karena keluarga adalah dasar pertama untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar